Rute Kuliner Jatinegara: 7 Tempat Makan Legendaris

Blog · Jatinegara

Rute Kuliner Jatinegara: 7 Tempat Makan Legendaris

Tujuh tempat makan legendaris di Jatinegara, dari Ayam Goreng Ibu Haji (1948) hingga Bakmi Lorong di dalam pasar, plus tips soal waktu, uang tunai, dan naik KRL.

· 3 menit baca

Jatinegara sudah memanjakan lidah warga Jakarta selama beberapa generasi.

Jatinegara adalah salah satu kawasan dagang tertua di Jakarta, yang pada masa kolonial dikenal sebagai Meester Cornelis atau Bali Mester. Kini pasar tradisionalnya yang luas berada tepat di sebelah Stasiun KRL Jatinegara, dan jalan-jalan di sekitarnya dipenuhi warung serta toko yang sudah memasak selama puluhan tahun. Tempat tertua di rute ini sudah buka sejak 1948.

Berikut tujuh tempat untuk wisata kuliner di pagi hari. Mulailah dengan bakmi di dalam pasar, lalu bergerak ke luar. Hampir mustahil menghabiskan ketujuhnya sekaligus, jadi berbagilah porsi dan atur tempo makan Anda.

01

Sejak 1970

Bakmi Lorong

Mulailah di dalam Pasar Jatinegara. Bakmi Lorong sudah menyajikan bakmi pasar di sini sejak 1970, jadi sangat pas sebagai mangkuk pertama hari itu.

02

09:00–15:30

Bakmi Jackie

  • ~Rp25,000 per mangkuk

Persinggahan bakmi kedua, di Jl. Pintu Pasar Tengah 18. Buka pukul 09:00 dan tutup pukul 15:30, jadi datanglah pagi atau awal siang.

03

Sejak 1950-an

Toko Roti Gelora

Toko roti klasik yang sudah berdiri sejak 1950-an. Beli sesuatu yang manis sebagai selingan di antara hidangan gurih.

04

Jl. Bekasi I

Rawon Manten

Rawon daging berkuah hitam yang kaya rempah, ditemani pisang goreng. Salah satu hidangan paling khas di kawasan ini.

05

Sejak 1948

Ayam Goreng Ibu Haji

Tempat tertua di rute ini: ayam goreng resep keluarga yang dimasak di Jatinegara sejak 1948.

06

Sejak 1973

Ayam Goreng Mat Lengket

Di Jatinegara Kaum: ayam goreng kampung disajikan dengan nasi uduk Betawi yang gurih karena dimasak dengan santan. Pesan keduanya sekaligus.

07

Sejak 1960-an

Sate Keroncong

Tutup rute ini dengan sate di Sate Keroncong dekat pasar, yang sudah membakar sate sejak 1960-an.

Sebelum berangkat

Datang sebelum makan siang, bawa uang tunai, dan naik kereta.

  • Datang sebelum makan siang Hindari keramaian jam makan siang, dan sempatkan ke Bakmi Jackie sebelum tutup pukul 15:30
  • Bawa uang tunai pecahan kecil Warung dan lapak pasar umumnya hanya menerima tunai
  • Naik KRL ke Stasiun Jatinegara Kereta commuter berhenti tepat di sebelah pasar
  • Bawa payung Oktober–April adalah musim hujan

Sempatkan juga menjelajahi pasarnya.

Di sela-sela makan, jelajahi pasar loak Jatinegara yang terkenal, pasar burung, dan lapak-lapak batu akik, lalu cari patung pahlawan Jatinegara. Untuk tempat makan lain di Cawang dan Rawamangun, lihat panduan kuliner Jakarta Timur kami.

Agar bisa mulai pagi, menginaplah di Matraman Raya, tak jauh dari pasar.

Juno Jatinegara Jakarta

Jl. Matraman Raya 173–175 Rating tamu 4.8

Penginapan dengan rating tertinggi di Matraman Raya.

Mulai sekitar Rp346,000/malam

Harga bersifat perkiraan, Oktober 2026. Kami mungkin menerima komisi jika Anda memesan melalui tautan kami, tanpa biaya tambahan bagi Anda.

Baca juga

Artikel terkait

Day Trip dari Jakarta Timur: Bogor, Bandung, Pulau Seribu, dan Lainnya

· 8 menit baca

Lima day trip dari Jakarta Timur: Kebun Raya Bogor naik KRL, Bandung naik Whoosh dari Halim, Kepulauan Seribu, Puncak, dan Kota Tua, dengan tarif Oktober 2026.

Baca selengkapnya →

Berwisata ke Jakarta Timur Saat Musim Hujan (Okt–Apr)

· 6 menit baca

Tips ke Jakarta Timur Oktober–April: prakiraan BMKG 2026/27, kawasan rawan banjir yang perlu dihindari, wisata dalam ruangan, transportasi, dan bawaan.

Baca selengkapnya →

Keliling Jakarta Timur: LRT, KRL, TransJakarta & Ojol

· 7 menit baca

Cara berkeliling Jakarta Timur per Oktober 2026: LRT Jabodebek, perpanjangan LRT Jakarta, KRL, TransJakarta, tarif, kartu JakLingko, ojek dan taksi online.

Baca selengkapnya →