Panduan landmark · Kramat Jati & Condet
Pasar Induk Kramat Jati
Pasar Induk Kramat Jati adalah 'induk' yang memberi makan Jakarta: pusat grosir buah, sayur, dan rempah yang buka 24 jam di Jl. Raya Bogor, tempat truk-truk dari Jawa Barat membongkar muatan sepanjang malam. Ini bukan pasar oleh-oleh, tetapi bagi fotografer dan pencinta kuliner, inilah salah satu pemandangan paling hidup di kota.
Info penting sebelum berkunjung
- Jam buka
- 24 jam; paling ramai sekitar pukul 02.00 hingga pagi menjelang siang
- Tiket
- Gratis
- Alamat
- Jl. Raya Bogor KM 20, Kampung Tengah, Kramat Jati
- Waktu kunjungan
- 1–1,5 jam
- Cara ke sana
- TransJakarta Koridor 7, halte Pasar Induk; Grab/Gojek
Info dicek Oktober 2026; pastikan sebelum berkunjung.
- Datang saat subuh (sekitar 05.00–07.00) untuk cahaya dan suasana terbaik.
- Pakai sepatu tertutup yang tidak licin.
- Minta izin sebelum memotret pedagang dari dekat.
- Beli buah per kilo untuk piknik atau bekal di hotel.
- Hindari hari-hari menjelang Lebaran, saat pasar sangat penuh.
Sejarah
Dibuka pada 1973 dan dikelola Perumda Pasar Jaya, pasar seluas sekitar 14,7 hektare ini menjadi barometer harga hasil bumi di berbagai daerah. Pedagang kecil dari seluruh Jabodetabek membeli dalam jumlah besar di sini lalu menjualnya kembali di pasar-pasar lingkungan. Pada Desember 2025 kebakaran menghanguskan sekitar 350 kios di blok buah, yang kemudian direnovasi.
Apa yang bisa dilihat
Gunungan cabai, bawang merah, kentang, dan jeruk, kuli angkut yang menyeimbangkan muatan, serta lapak rempah yang menjual bumbu giling basah dan rempah yang sulit dicari. Pasokan dari Jawa Barat tiba sepanjang malam, sementara sayuran terus berdatangan mulai sekitar pukul 09.00 hingga sore. Pembeli eceran, katering, dan pedagang kecil biasanya berbelanja sekitar pukul 05.00–08.00.
Tips
Kenakan sepatu tertutup karena lantai basah dan lorong ramai gerobak. Sebagian besar pedagang menjual partai besar (hitungan kilo, bukan biji), jadi tanyakan dulu sebelum membeli. Jaga barang berharga dan beri jalan bagi kuli angkut. Menjelang Ramadan dan hari raya, pasar ini sangat padat.
Cara ke sana
TransJakarta Koridor 7 (Kampung Melayu–Kampung Rambutan) berhenti di halte Pasar Induk di Jl. Raya Bogor. Condet, dengan restoran Arab-Indonesianya, hanya sebentar ke barat; lihat panduan Kramat Jati & Condet kami.
Pertanyaan seputar Pasar Induk Kramat Jati
Apakah Pasar Induk Kramat Jati buka 24 jam?
Ya. Transaksi berlangsung sepanjang hari, dengan masa tersibuk sejak kiriman malam hingga pagi hari.
Bolehkah wisatawan berbelanja di Pasar Induk?
Boleh, tetapi kebanyakan lapak adalah grosir yang menjual per kilo atau per karung; tanyakan dulu jika ingin membeli sedikit.
Bagaimana cara ke Pasar Induk Kramat Jati?
Naik TransJakarta Koridor 7 ke halte Pasar Induk di Jl. Raya Bogor, atau gunakan Grab atau Gojek.
Menginap di dekatnya
favehotel PGC Cililitan
Cililitan ~2 km dari Halim
Hotel hemat di sebelah mal PGC.
Mulai sekitar $33/malam
Titanium Express HomTel
Pekayon, Pasar Rebo Kolam renang
Studio ala apartemen (30 m²) dan kamar keluarga dengan sarapan, kolam renang besar, dan supermarket di lantai dasar.
Harga bersifat perkiraan, dicek Oktober 2026. Kami bisa mendapat komisi jika Anda memesan lewat tautan kami, tanpa biaya tambahan untuk Anda. Cara kami mendapat penghasilan.
Dari blog
Kuliner Betawi di Jakarta Timur: Apa dan Di Mana
· 7 menit baca
Panduan kuliner Betawi di Jakarta Timur: soto Betawi, gabus pucung, nasi uduk, kerak telor, asinan, dan dodol, dari warung di Cawang, Rawamangun, dan Condet.
Jalan-Jalan Hemat di Jakarta Timur: Biaya dan Tips
· 7 menit baca
Biaya jalan-jalan di Jakarta Timur per Oktober 2026: anggaran harian, makanan murah, hotel mulai Rp300.000-an, tarif kereta dan bus, serta aktivitas gratis.
Landmark lainnya
Taman Mini Indonesia Indah (TMII) Monumen Pancasila Sakti (Lubang Buaya) Pasar Jatinegara Masjid Agung At-Tin Jakarta International Velodrome Bumi Perkemahan Cibubur (Buperta) Bandara Halim Perdanakusuma (HLP) Gereja Koinonia (GPIB Koinonia) AEON Mall Jakarta Garden City